Pendapatan vs Waktu

Posted: 15 September 2011 in Belajar

Isilah tabel dibawah ini dengan data usia dan penghasilan perbulan anda (penghasilan yang sudah anda terima atau yang anda harapkan akan bisa anda peroleh).

Jika tabel sudah terisi, buatlah grafik yang menggambarkan hubungan antara usia anda dengan penghasilan bulanan anda.

Bagaimana Hasilnya? Apakah data anda mirip dengan kurva (a) atau lebih menyerupai kurva (b). andaikan anda diperbolehkan untuk memilih, sejujurnya anda akan memilih kurva yang seperti apa? Seperti kurva (a) atau seperti kurva (b).

Saya anjurkan jangan buru-buru memilih kurva (b). perhatikanlah usia anda dan usia orang-orang yang paling anda cintai sebelum menentukan pilihan anda, supaya anda tidak termasuk golongan orang yang hanya memikirkan diri sendiri. Maksud saya, kalau anda bisa meraih sukses lebih awal, di usia yang lebih muda , raihlah itu demi orang-orang yang anda cintai, meskipun anda sendiri tidak merasa keberatan untuk meraih sukses lebih lambat dari yang sebenarnya bisa anda raih.

Seperti lazimnya orang kebanyakan yang hidup sejaman dengan kita, usia balita kita habiskan bersama orangtua dirumah, lalu masuk TK usia 5 tahun, dan setelah itu setiap hari selama 6 tahun kita habiskan belajar di Sekolah Dasar, ditambah 3 tahun di SMP, 3 tahun di SMA dan rata-rata 5 tahun di Universitas bagi yang sempat mengenyam bangku kuliah kita mendapatkan gelar sarjana.

Setelah itu? Banyak orang menjalani hidup tanpa perencanaan. Hidup dijalani begitu saja, mengalir seperti air. Alamiah kata mereka.Gayamati kata saya. Mengapa? Ikan hidup berenang melawan arus, ikan mati hanyut mengikuti arus.

Masa sekolah selesai, dilanjutkan dengan masa mencari pekerjaan, setelah itu berkarir selama kurang lebih 30 tahunan di kantor, di pabrik, di toko dll, lalu pensiun menikmati usia senja atau mencari pekerjaan lagi, lalu pulang kampung ke akherat, … tempat kita semua berasal.

Selama berkarir, tidak jarang kita terjebak dalam kehidupan yang monoton yaitu bekerja sebulan penuh, berangkat pagi pulang malam, mendapatkan gaji yang pas ( bahkan sering kurang ) untuk bisa hidup pas satu bulan. Kita sering pula menyebut diri kita anggota BP9 ( Berangkat Pagi, Pulang Petang, Penghasilan Potong Pajak Potong Pinjaman Pas-pasan). Begitu terus berulang-ulang dan anehnya lagi kita tidak mau melakukan perubahan.

Karena tidak berani membuat rencana terbaik untuk kehidupan kita, maka sebagai akibatnya kehidupan kita direncanakan dan bahkan diatur oleh orang lain (terutama dalam hal waktu dan penghasilan).

Tanpa disadari, seperti sebagian besar orang, kita mengiukuti pola kurva (b) yaitu pola yang dicptakan oleh para majikan (pemerintah dan para pimilik usaha). Jadi, kita seperti orang yang mengendarai mobil milik kita sendiri, tetapi menyerahkan roda kemudi kepada orang lain. Akibatnya, orang lainlah yang mengatur arah, tujuan, dan bahkan kecepatan untuk mencapai tujuan hidup kita.

Kurva (b) juga mirip dengan jalan raya yang semula nampak mulus dan menanjak, seolah-olah akan membawa kita ke puncak kesuksesan, tetapi tiba-tiba putus dikilometer tertentu.

Jika anda sedang mengendarai mobil menuju kota idaman, yang jaraknya masih cukup jauh lalu anda melihat pengumuman resmi di tengah jalan yang berbunyi “Awas jalan putus pada kilometer 55 !”, kira-kira apa yang anda lakukan?

Terus melaju sampai bertemu jalan yang putus atau mulai mencari jalan alternatif sejak anda melihat papan pengumuman tadi? Keputusan ada ditangan anda, tetapi yang paling logis menurut akal sehat adalah kita segera mencari jalan alternatif SEJAK kita melihat pengumuman itu.

Walaupun demikian, aneh tapi nyata, banyak sekali orang yang dengan tenang melaju sampai bertemu dengan jalan yang putus tadi (di pension pada usia 55 tahun) baru kemudian kebingungan mencari jalan alternatif.

Jika anda sejak dahulu tidak sempat memilih grafik kehidupan terbaik atau jika saat ini anda masih muda dan baru saja memasuki usia angkatan kerja, marilah sekarang kita pelajari potensi dari masing- masing kurva tadi.

Inilah kira-kira yang akan anda peroleh jika anda memilih kurva (b) sebagai pilihan anda :

  • Pada usia 20 tahun anda akan bersaing dengan orang-orang seusia anda untuk mendapatkan lowongan pekerjaan.
  • Setelah anda berhasil mendapatkan pekerjaan, anda mulai menikmati hasil kerjaanda berupa upah atau gaji bulanan.
  • Gaji anda akan meningkat sesuai dengan prestasi dam masa kerja anda. Biasanya gaji akan naik antara 10 – 20 % per tahun.
  • Setelah anda bekerja selama 15-20 tahun, presentasi kenaikan tersebut akan semakin mengecil. Penghasilan anda pada periode setelah itu boleh dibilang mulai mendatar.
  • Mudah-mudahan perusahaan tempat anda bekerja tetap sehat dan tidak dibeli perusahaan lain, sehingga anda tidak di PHK dan sejenisnya.
  • Pada saat berusia 55 tahun, anda akan dipensiun, meskipun sebenarnya anda masih merasa mampu dan masih mau bekerja.
  • Sebagai pensiunan, penghasilan anda akan kembali mendekati penghasilan anda pada saat mulai bekerja atau bahkan bisa mendekati nol !
  • Jika anda diberi tuhan umur panjang dan anda masih bersemangat, maka besar kemungkinan anda akan mulai mencari pekerjaan, alias mengulang tahap awal hanya supaya anda tetap berpenghasilan dan bisa mempertahankangayahidup anda.
  • Demikian seterusnya sampai anda dipanggil tuhan.

Sebaliknya, jika anda mengambil kurva (a) sebagai pilihan anda maka anda akan mendapatkan kemungkinan-kemungkinan sebagai berikut.

  • Kurva (a), mengisyaratkan agar anda perlu bekerja keras membangun asset selama 5 tahun pertama atau maksimum 10 tahun.
  • Pada tahun-tahun awal, asset anda belum memberikan penghasilan perbulan yang cukup besar, tetapi trend-nya menunjukkan adanya pelipat gandaan yang eksponensial.
  • Pada tahun ke-6 dan seterusnya, penghasilan anda semakin besar, setara dengan penghasilan orang berusia 40 tahunan yang sudah bekerja selama 25 tahun.
  • Kurva (a) menunjukkan pola penghasilan dari usaha yang tergolong fast track atau jalur cepat.
  • Penghasilan yang selalu meningkat meskipun anda sudah memasuki usia pension, menunjukkan penghasilan ini bersifat pasif (passive income) karena berasal dari asset bukan berasal dari upah dan gaji (aktif income).
  • Bila penghasilan anda dari asset sudah cukup besar, saya yakin anda dapat memilih : tetap bekerja atau pension dini.
  • Jika usia anda mulai tahap awal pada usia 20 tahunan sambil bekerja sebagai karyawan di suatu perusahaan, maka anda dapat memilih untuk pensiun menjelang usia 30 tahun.
  • Jika anda diberi umur sampai 80 tahun, maka anda tersedia waktu 50 tahun bagi anda untuk melakukan apa saja yang berguna dan yang paling anda sukai, karena asset anda sudah menghasilkan uang yang semakin banyak tanpa menuntut kehadiran anda lagi.

Jika anda benar-benar serius ingin membangun kurva (a) di sisa usia anda, carilah informasi tentang sbuah usaha yang dalam waktu relative singkat dapat membantu anda untukmembangun asset yang akan menghasilkan pendapatan pasif income.

Insyaallah, dengan usaha yang tepat, system yang tepat dan guru yang tepat, dalam waktu sekitar 5 tahunan lagi anda akan berkesempatan memiliki penghasilan mirip dengan kurva (a).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s