Disiplinlah dengan Uangmu

Posted: 14 September 2011 in Belajar

Setiap Bisnis apapun pasti harus ada catatan Cash Flow atau Neraca Keuangan. Ada pemasukan, ada pengeluaran dan ada kejelasan berapa keuntungan yang didapat. Semakin rapi Cash Flow maka akan semakin mudah perusahaan dalam membuat perencanaan kedepan, terkait dengan investasi dan evaluasi kerja.

Bisnis Network Marketing juga sebuah Bisnis yang membutuhkan Cash Flow yang jelas dari para pelakunya. Sejatinya para Member MLM adalah pemilik dari perusahaanya sendiri yang bekerjasama dengan perusahaan MLM. Namun banyak sekali Member yang tidak memahami konsep ini, sehingga mereka tidak menjalankan bisnis ini secara profesional.

Apa yang terjadi jika tidak ada perencanaan keuangan dalam perusahaan? Uang pribadi dan uang bisnis bercampur, tidak jelas kemana perginya uang perusahaan dan masih banyak lagi yang ujungnya perusahaan anda macet gara-gara tidak ada uang operasional. Hal inilah yang banyak menimpa para member MLM.  Mereka membangun bisnis tidak dengan pencatatan keuangan yang baik, setiap kali ada hasil dari penjualan habis dipakai untuk membeli makan dan kebutuhan keluarga tanpa investasi ke bisnis lagi. Bahkan lebih parah, uang produk yang seharusnya dibelikan produk lagi untuk memutar bisnispun habis untuk belanja. Jual produk tapi tidak ada produknya, cuma jual Catalog Produk.

Bicara tentang uang berarti bicara tentang disiplin. Sifat uang yang cair/liquid dan gampang hilang harus dijaga dengan disiplin diri, khususnya tidak menggunakan modal untuk keperluan rumah tangga. Buatlah catatan keuangan yang berbeda, catat semua pemasukan dan pengeluaran. Kalau perlu buatlah rekening bisnis sendiri. Sisihkan sebagian keuntungan untuk menambah modal dan juga jangan lupa sedekah untuk melancarkan rezeki anda.

Para ahli keuangan banyak merekomendasikan rata-rata sisihkan 10-20% dari setiap keuntungan anda untuk investasi bisnis, 10% untuk sedekah dan 10% untuk ditabung sebagai cadangan keuangan anda. Sisanya baru bisa anda pakai untuk kebutuhan anda. Bila hal ini anda lakukan maka bisnis anda akan terus bertumbuh karena kekuatan modal yang terus bertambah. Dan lebih penting lagi anda akan terbentuk karakter disiplin terhadap uang.

Banyak orang yang menjadi miskin karena mereka berorientsi pada pembelanjaan, dapat sedikit uang mereka ingin sekali belanja, entah untuk pribadi maupun untuk hal yang kurang bermanfaat. Golongan kelas menengah biasanya banyak menggunakan uang mereka untuk Life Style (gaya hidup). Mereka terjebak pada gaya hidup, bahkan seakan-akan mereka memper “Tuhan” kan gaya hidup. Menjadi tidak percaya diri kalau tidak menggunakan Blackberry atau iPhone. Karena komunitasnya punya mobil, akhirnya diapun membeli mobil. Dasar dari setiap pembelian adalah gaya hidup, bukan kebutuhan.

Tapi, bagi orang kaya mereka lebih memprioritaskan pada investasi. Setiap ada hasil keuntungan, yang mereka pikirkan adalah investasi. Sehingga income mereka bertambah banyak, kalaulah mereka membeli sesuatu seperti iPad, iPhone atau yang lain itu karena kebutuhan bukan gaya hidup. Mereka tidak berfikir gengsi, bahkan tidak punya mobilpun mereka tidak malu (padahal bisa membeli), bandingkan dengan orang yang sebenarnya tidak mampu membeli mobil, tapi memaksakan diri membeli demi gengsi. Ketenangan hidup akan menjadi parameter yang menentukan siapa yang sukses sesungguhnya. Kenapa? Orang kaya akan tenang hidupnya karena mereka mempunyai karakter yang kuat, tidak tergantung kepada orang lain, mereka berdiri di kaki mereka sendiri dengan kokoh.

Tahanlah keinginan-keinginan sesaat, tunda hingga suatu saat uang tidak akan menjadi masalah buat anda karena sudah bebas finansial.  Berfikirlah investasi…investasi…dan investasi…, Investasi yang benar (minta bantuan upline anda untuk mengetahuinya) akan membuat bisnis anda semakin besar. Percayalah, menahan nafsu untuk menggunakan atau membeli sesuatu yang belum menjadi prioritas kebutuhan anda tidak akan membuat anda mati penasaran tetapi itu akan membentuk karakter diri yang tangguh, tidak menikmati jika belum tiba waktunya…, kapankah waktunya? Saat kebebasan keuangan telah anda dapatkan, anda bisa membeli apapun kapanpun anda mau. Mau? Tahan diri dulu ya…

Disiplin terhadap uang juga berarti jangan gunakan uang yang bukan hak anda. Ibarat orang lapar, kadang kala karena nafsu, makanan apapun yang ada didekatnya akan dimakan tanpa peduli siapa pemiliknya. Hal ini juga terjadi pada uang, banyak orang yang terjepit masalah karena uang, bisa karena kebutuhan keluarga, atau karena tagihan hutang dan lain-lain yang membuatnya gelap mata. Uang yang ditangannya, walaupun bukan uangnya dia pakai untuk keperluan pribadinya. Yang lebih parah uang itu adalah uang downline yang nitip padanya untuk beli produk atau membuka stokist dll. Ini yang namanya bunuh diri, karena dengan begitu anda sedang menghancurkan bisnis anda sendiri. Downline andapun akan lari dari anda dan tentu saja semua orang akan memberi cap “JELEK” pada anda. Jadi,… tahan nafsu anda terhadap uang.

Sekali lagi, semua bermula dari disiplin diri terhadap uang, baik mengelola  keuangan, Cash Flow maupun keteguhan hati untuk tidak tergoda menggunakan uang milik orang lain. Kuatkan disiplin diri, perbaiki perencanaan keuangan anda dan mulailah berinvestasi lebih banyak, khususnya dalam jaringan anda karena anda adalah seorang Pembangun Jaringan. Perbanyak alat bantu, bantu jaringan untuk terus bertumbuh, sehingga suatu saat jaringan anda akan berkembang dan akhirnya terciptalah mesin uang yang akan membuat anda freedom.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s