Archive for the ‘Belajar’ Category

Kenali Jenis Penghasilan Anda!

Posted: 1 Oktober 2011 in Belajar

Semakin canggih kecerdasan finansial Anda, maka hampir bisa dipastikan kekayaan Anda akan semakin meningkat.

Berikut adalah jenis-jenis penghasilan yang mungkin selama ini telah Anda dapatkan dan ingin mengetahui jenis penghasilan yang seperti apa yang mampu mempercepat kebebasan finansial seseorang.

Menurut penulis buku dari Inggris, Peter F Clothier, jenis-jenis penghasilan dibagi dalam 3 kategori, yaitu:

1. Penghasilan Linier

2. Penghasilan Residual

3. Penghasilan Multiplikasi

PENGHASILAN LINIER

Penghasilan Linier adalah penghasilan yang berbanding lurus dengan kerja yang kita berikan. Contoh: Anda bekerja sebagai karyawan di sebuah kantor. Di akhir bulan, Anda mendapat gaji Rp 1.000.000,- sebagai hasil pekerjaan Anda di bulan yang baru lalu. Bulan depan Anda bekerja lagi di kantor yang sama dan mendapat gaji yang sama di akhir bulan. Anda bekerja dulu, lalu dibayar. Begitu seterusnya. Sama halnya jika Anda bekerja sebagai wirausaha. Misalnya membuat roti tawar. Bulan ini Anda membuat 3000 buah roti, dan Anda mendapat untung dari penjualan ke-3000 roti tawar itu. Lalu Anda membuat lagi 3000 buah roti tawar di bulan depan dan menjual ke-3000-nya untuk mendapat untung.

Penghasilan jenis linier inilah yang banyak dikerjakan oleh sebagian besar warga masyarakat. Namun perhatikanlah: bahwa gaji pegawai swasta atau pegawai negeri memang tidak dirancang agar pegawai tersebut bisa hidup makmur (kaya). Paling tidak, hanya cukup untuk sekedar hidup. Penghasilan seperti ini tidaklah aman (insecure), terutama bagi putra-putri Anda. Apalagi bila Anda tidak memiliki tunjangan pensiun. Apa yang terjadi kelak bila Anda dan pasangan Anda tiba-tiba dipanggil Tuhan (moga-moga kita semua diberikan umur panjang oleh-Nya)? Apa yang harus menjadi sandaran hidup bagi putra-putri Anda? Bila Anda dapat menjawab pertanyaan terakhir ini, maka penghasilan Anda sudah termasuk kategori aman. Namun bila tidak, sebaiknya Anda membaca terus artikel ini hingga tuntas.

PENGHASILAN RESIDUAL

Penghasilan Residual adalah semacam royalti yang diberikan atas usaha atau jerih payah yang kita lakukan di masa lampau. Bila Anda adalah penulis lagu, atau penulis buku, maka Anda mendapatkan income dari penghasilan jenis residual ini. Anak-anak dari seorang penulis lagu, bisa mendapatkan royalti atas karya ayahnya. Demikian juga anak-anak dari ilmuwan yang karyaciptanya dihakpatenkan. Honor dari penulisan buku yang masuk kategori best seller juga bisa dijadikan penghasilan terus-menerus bagi anak-cucu. Jenis penghasilan residual ini lebih aman dibandingkan penghasilan linier. Penghasilan residual juga dinikmati oleh para agen asuransi. Sekali sebuah polis ditutup oleh agen, maka komisi penjualan ini dapat dinikmati rata-rata hingga 12 bulan ke depan. Penghasilan residual lebih menjanjikan kemakmuran dan keamanan (secure), namun Anda harus memiliki kelebihan seperti pencipta lagu, penulis buku, penemu, atau bidang yang menghasilkan royalti lainnya. Anda harus menggali ke dalam diri Anda sendiri, apakah yang bisa Anda hasilkan hingga Anda pantas mendapatkan penghasilan jenis ini?

 PENGHASILAN MULTIPLIKASI

Penghasilan Multiplikasi saat ini hanya terdapat pada bisnis Penjualan Langsung (Direct Selling/Network Marketing/Multilevel Marketing/afiliasi multi tier). penghasilan ini diberikan atas usaha / jerih payah Anda di masa lampau, namun terus berkembang atas usaha pelipatgandaan yang dilakukan oleh downline distributor di bawah Anda. Jadi Anda bukan saja mendapat royalti (penghasilan dari usaha masa lampau), namun akan terjadi multiplikasi dari penghasilan itu sendiri. Disini Anda tidak bekerja sendiri, namun merupakan kerja team.  Sesuatu kaidah yang penting dari penghasilan Multiplikasi adalah: Penghasilan Multiplikasi tidak mungkin di dapat dari bisnis money game di internet (yang “hit and run”, atau “gasak dan kabur”), juga tidak mungkin di dapat dari sistem binari dan sistem piramid yang bermotivasi penipuan. Namun penghasilan multiplikasi yang sah dan halal adalah dengan penjualan barang dan pemesanan ulang (repeat order).

Adanya pasar, repeat order dan team pemasar yang kita bina inilah yang akan menghasilkan penghasilan terus-menerus. Sehingga walau kita dan pasangan telah tiada, maka putra-putri kita akan mendapatkan royalti dan multiplikasi penghasilan dari team pemasar dan repeat order yang telah dibangun oleh orangtua-nya. Pada mulanya, penghasilan multiplikasi tidaklah langsung dapat dijadikan sandaran hidup. Beberapa distributor yang memulai membangun pasar dan team pemasar langsung biasanya akan mendapat komisi sangat kecil, misalnya Rp 8.000,- di bulan pertama. Lalu menanjak sedikit-demi sedikit menjadi Rp 15.000,- di bulan kedua, dan seterusnya. Setelah satu atau dua tahun biasanya penghasilan multiplikasi-nya telah melebih gaji di kantornya (jutaan rupiah), hingga banyak distributor yang beralih menjadi full time dalam menekuni bisnisnya. Beberapa networker sukses telah mencapai penghasilan puluhan hingga ratusan juta rupiah setelah berjuang 3 hingga 5 tahun. Komisi dan bonus hasil penjualan yang didapat adalah motor, mobil, mobil mewah dan rumah. Juga biasanya ada liburan ke luar negeri dan asuransi. Apakah Anda bisa mendapatkan gaji puluhan juta setelah 3 tahun kerja Anda sekarang? Kenapa penghasilan multiplikasi dikatakan aman? Katakanlah saat ini Anda memiliki 500 team pemasar di group Anda yang menghasilkan income lebih dari 20 juta rupiah perbulan. Di titik ini Anda bisa pensiun dan meluangkan waktu untuk liburan bersama keluarga, otomatis Anda sudah bisa menikmati pensiun muda dengan nilai sangat besar. Sementara jaringan Anda akan tetap berkembang melipatgandakan diri, yang mengakibatkan income bulan depan akan lebih besar dari bulan ini. Seandainya Anda dan pasangan harus menghadap Yang Kuasa, maka penghasilan multiplikasi ini akan dapat dinikmati oleh putra-putri untuk kuliah di luar negeri dan melanjutkan hidup dengan tingkat kemakmuran yang tinggi.

Apakah saat ini Anda sudah tertarik untuk mendapatkan pengasilan multiplikasi seperti gambaran di atas? Mungkin gaji Anda sudah cukup untuk hidup sebulan di saat ini. Tapi apakah yang terjadi bertahun-tahun nanti bila putra-putri Anda sudah besar dan biaya kuliah sudah mulai mencekik leher? Investasikanlah beberapa tahun dalam hidup Anda (biasanya 3 tahun) untuk membangun team pemasar langsung hingga Anda mencapai jenjang puncak. Bebaskanlah keluarga Anda dari masalah finansial

Pendapatan vs Waktu

Posted: 15 September 2011 in Belajar

Isilah tabel dibawah ini dengan data usia dan penghasilan perbulan anda (penghasilan yang sudah anda terima atau yang anda harapkan akan bisa anda peroleh).

Jika tabel sudah terisi, buatlah grafik yang menggambarkan hubungan antara usia anda dengan penghasilan bulanan anda.

Bagaimana Hasilnya? Apakah data anda mirip dengan kurva (a) atau lebih menyerupai kurva (b). andaikan anda diperbolehkan untuk memilih, sejujurnya anda akan memilih kurva yang seperti apa? Seperti kurva (a) atau seperti kurva (b).

Saya anjurkan jangan buru-buru memilih kurva (b). perhatikanlah usia anda dan usia orang-orang yang paling anda cintai sebelum menentukan pilihan anda, supaya anda tidak termasuk golongan orang yang hanya memikirkan diri sendiri. Maksud saya, kalau anda bisa meraih sukses lebih awal, di usia yang lebih muda , raihlah itu demi orang-orang yang anda cintai, meskipun anda sendiri tidak merasa keberatan untuk meraih sukses lebih lambat dari yang sebenarnya bisa anda raih.

Seperti lazimnya orang kebanyakan yang hidup sejaman dengan kita, usia balita kita habiskan bersama orangtua dirumah, lalu masuk TK usia 5 tahun, dan setelah itu setiap hari selama 6 tahun kita habiskan belajar di Sekolah Dasar, ditambah 3 tahun di SMP, 3 tahun di SMA dan rata-rata 5 tahun di Universitas bagi yang sempat mengenyam bangku kuliah kita mendapatkan gelar sarjana.

Setelah itu? Banyak orang menjalani hidup tanpa perencanaan. Hidup dijalani begitu saja, mengalir seperti air. Alamiah kata mereka.Gayamati kata saya. Mengapa? Ikan hidup berenang melawan arus, ikan mati hanyut mengikuti arus.

Masa sekolah selesai, dilanjutkan dengan masa mencari pekerjaan, setelah itu berkarir selama kurang lebih 30 tahunan di kantor, di pabrik, di toko dll, lalu pensiun menikmati usia senja atau mencari pekerjaan lagi, lalu pulang kampung ke akherat, … tempat kita semua berasal.

Selama berkarir, tidak jarang kita terjebak dalam kehidupan yang monoton yaitu bekerja sebulan penuh, berangkat pagi pulang malam, mendapatkan gaji yang pas ( bahkan sering kurang ) untuk bisa hidup pas satu bulan. Kita sering pula menyebut diri kita anggota BP9 ( Berangkat Pagi, Pulang Petang, Penghasilan Potong Pajak Potong Pinjaman Pas-pasan). Begitu terus berulang-ulang dan anehnya lagi kita tidak mau melakukan perubahan.

Karena tidak berani membuat rencana terbaik untuk kehidupan kita, maka sebagai akibatnya kehidupan kita direncanakan dan bahkan diatur oleh orang lain (terutama dalam hal waktu dan penghasilan).

Tanpa disadari, seperti sebagian besar orang, kita mengiukuti pola kurva (b) yaitu pola yang dicptakan oleh para majikan (pemerintah dan para pimilik usaha). Jadi, kita seperti orang yang mengendarai mobil milik kita sendiri, tetapi menyerahkan roda kemudi kepada orang lain. Akibatnya, orang lainlah yang mengatur arah, tujuan, dan bahkan kecepatan untuk mencapai tujuan hidup kita.

Kurva (b) juga mirip dengan jalan raya yang semula nampak mulus dan menanjak, seolah-olah akan membawa kita ke puncak kesuksesan, tetapi tiba-tiba putus dikilometer tertentu.

Jika anda sedang mengendarai mobil menuju kota idaman, yang jaraknya masih cukup jauh lalu anda melihat pengumuman resmi di tengah jalan yang berbunyi “Awas jalan putus pada kilometer 55 !”, kira-kira apa yang anda lakukan?

Terus melaju sampai bertemu jalan yang putus atau mulai mencari jalan alternatif sejak anda melihat papan pengumuman tadi? Keputusan ada ditangan anda, tetapi yang paling logis menurut akal sehat adalah kita segera mencari jalan alternatif SEJAK kita melihat pengumuman itu.

Walaupun demikian, aneh tapi nyata, banyak sekali orang yang dengan tenang melaju sampai bertemu dengan jalan yang putus tadi (di pension pada usia 55 tahun) baru kemudian kebingungan mencari jalan alternatif.

Jika anda sejak dahulu tidak sempat memilih grafik kehidupan terbaik atau jika saat ini anda masih muda dan baru saja memasuki usia angkatan kerja, marilah sekarang kita pelajari potensi dari masing- masing kurva tadi.

Inilah kira-kira yang akan anda peroleh jika anda memilih kurva (b) sebagai pilihan anda :

  • Pada usia 20 tahun anda akan bersaing dengan orang-orang seusia anda untuk mendapatkan lowongan pekerjaan.
  • Setelah anda berhasil mendapatkan pekerjaan, anda mulai menikmati hasil kerjaanda berupa upah atau gaji bulanan.
  • Gaji anda akan meningkat sesuai dengan prestasi dam masa kerja anda. Biasanya gaji akan naik antara 10 – 20 % per tahun.
  • Setelah anda bekerja selama 15-20 tahun, presentasi kenaikan tersebut akan semakin mengecil. Penghasilan anda pada periode setelah itu boleh dibilang mulai mendatar.
  • Mudah-mudahan perusahaan tempat anda bekerja tetap sehat dan tidak dibeli perusahaan lain, sehingga anda tidak di PHK dan sejenisnya.
  • Pada saat berusia 55 tahun, anda akan dipensiun, meskipun sebenarnya anda masih merasa mampu dan masih mau bekerja.
  • Sebagai pensiunan, penghasilan anda akan kembali mendekati penghasilan anda pada saat mulai bekerja atau bahkan bisa mendekati nol !
  • Jika anda diberi tuhan umur panjang dan anda masih bersemangat, maka besar kemungkinan anda akan mulai mencari pekerjaan, alias mengulang tahap awal hanya supaya anda tetap berpenghasilan dan bisa mempertahankangayahidup anda.
  • Demikian seterusnya sampai anda dipanggil tuhan.

Sebaliknya, jika anda mengambil kurva (a) sebagai pilihan anda maka anda akan mendapatkan kemungkinan-kemungkinan sebagai berikut.

  • Kurva (a), mengisyaratkan agar anda perlu bekerja keras membangun asset selama 5 tahun pertama atau maksimum 10 tahun.
  • Pada tahun-tahun awal, asset anda belum memberikan penghasilan perbulan yang cukup besar, tetapi trend-nya menunjukkan adanya pelipat gandaan yang eksponensial.
  • Pada tahun ke-6 dan seterusnya, penghasilan anda semakin besar, setara dengan penghasilan orang berusia 40 tahunan yang sudah bekerja selama 25 tahun.
  • Kurva (a) menunjukkan pola penghasilan dari usaha yang tergolong fast track atau jalur cepat.
  • Penghasilan yang selalu meningkat meskipun anda sudah memasuki usia pension, menunjukkan penghasilan ini bersifat pasif (passive income) karena berasal dari asset bukan berasal dari upah dan gaji (aktif income).
  • Bila penghasilan anda dari asset sudah cukup besar, saya yakin anda dapat memilih : tetap bekerja atau pension dini.
  • Jika usia anda mulai tahap awal pada usia 20 tahunan sambil bekerja sebagai karyawan di suatu perusahaan, maka anda dapat memilih untuk pensiun menjelang usia 30 tahun.
  • Jika anda diberi umur sampai 80 tahun, maka anda tersedia waktu 50 tahun bagi anda untuk melakukan apa saja yang berguna dan yang paling anda sukai, karena asset anda sudah menghasilkan uang yang semakin banyak tanpa menuntut kehadiran anda lagi.

Jika anda benar-benar serius ingin membangun kurva (a) di sisa usia anda, carilah informasi tentang sbuah usaha yang dalam waktu relative singkat dapat membantu anda untukmembangun asset yang akan menghasilkan pendapatan pasif income.

Insyaallah, dengan usaha yang tepat, system yang tepat dan guru yang tepat, dalam waktu sekitar 5 tahunan lagi anda akan berkesempatan memiliki penghasilan mirip dengan kurva (a).

Kecepatan vs Kekuatan

Posted: 14 September 2011 in Belajar

Banyak orang ingin cepat dalam setiap urusannya, inilah tabiat manusia, suka tergesa-gesa, terburu-buru, kesusu, instant dll. Tapi sayangnya, sesuatu yang instan biasanya bagus dalam jangka pendek tapi jelek untuk jangka panjang.

Segala sesuatu yang berbau “cara cepat’, ‘cara instan’ seringkali laku keras. Hal ini menunjukkan karakter sebagian besar orang yang ingin cepat dan instant. Begitupun dalam membangun bisnis jaringan. Banyak orang yang ingin cepat sukses, cepat besar bisnisnya secara instant sehingga kadang melupakan pondasi yang benar. “Cara cepat menjadi sukses dalam bisnis jaringan?” Kalau ada tema seperti ini, pasti peserta akan membludak. Tapi benarkah, ada cara cepat membangun bisnis jaringan? Jawabannya adalah TIDAK! Kalaulah ada orang yang cepat dalam bisnis ini pasti prosesnya tidak instant, karena orang itu sebelumnya sudah berproses di tempat yang lain.

Bisnis Jaringan adalah binis kepemimpinan, dan membentuk karakter pemimpin tidak ada yang instant, butuh proses. Proses dimulai dari perubahan diri, mulai dari cara berfikir bertindak dan bersikap. Skill atau ketrampilan mungkin bisa cepat dikuasai tapi karakter tidak, butuh keseriusan untuk perubahannya. Tidak cukup dalam harian, atau bulanan tapi paling tidak 1-2 tahun minimal. Itulah kenapa  kalau ada orang bisa cepat dibisnis MLM, biasanya karena mereka sudah terbentuk karakter pemimpin dalam dirinya. Bisa saat dia mulai membangun bisnis, atau bisa sebelumnya dikariernya yang lain. Begitu bergabung dengan bisnis ini, dia tinggal menyesuaikan metode, cara berfikir atau cara menjalankan bisnisnya, tapi karkater tetap sama secara umum.

Membangun karakter berarti menonjolkan karakter positif dalam diri dan menghilangkan karakter negatif yang ada. Sukses adalah karakter, begitu pula pecundang juga karakter. Seperti apa karakter sukses? Dan seperti apa karakter pecundang? Andapun pasti sudah mengetahuinya secara umum.

Karakter sukses Karakter pecundang/gagal
  • Rajin
  • Semangat
  • Antusias
  • Pantang menyerah
  • Berani gagal
  • Mau belajar
  • Berpikir Positif
  • dll
  • Malas
  • Gampang menyerah
  • Mudah Menyerah
  • Takut gagal
  • Berpikir Negatif
  • Tidak percaya diri /minder
  • Tidak mau belajar
  • dll

Karakter sukses dan gagal tidak mungkin bersama, dan itu adalah sebuah pilihan. Pilihan yang mempunyai konsekuensi yang berbeda. Karakter-karakter diatas bukanlah sekedar teori tapi sesuatu yang melekat dalam diri dan sudah menyatu.

Membangun  karakter kesuksesan dan meninggalkan karakter kegagalan, berarti membangun karakter yang akhirnya menciptakan citra diri. Membangun karakter berarti memerlukan perencanaan dan program, tidak bisa langsung terjadi begitu saja. Sudahkah anda membuat program untuk membangun karakter diri anda?

Program yang utama dalam membangun karakter diri adalah dengan merubah mindset atau cara pandang, ini membutuhkan pengetahuan yang bisa anda dapatkan dari buku, kaset dan pertemuan-pertemuan pengembangan diri. Belajar dan kemudian melakukan, proses itu akan menghasilkan internalisasi pemahaman yang ujungnya adalah perubahan. Berpikir positif misalnya, bisa anda dapatkan ketika tahu ilmunya, dan kemudian anda mengalaminya dalam proses praktek. Ketika anda mendapatkan penolakan, masihkah anda berpikir positif? Ya, sesuatu yang tidak mudah, dan bukan sekedar teori.

Dengan mudah mungkin anda akan mengatakan sabar… tapi apakah anda akan tetap sabar walaupun banyak penolakan? Atau bahkan rontoknya group anda yang pindah ke MLM lain. Apakah anda akan tetap sabar? Ketika anda tidak lagi sabar dengan kondisi ini, berarti anda gagal dalam berproses membangun karakter sabar dalam diri anda. Betul?

Menariknya, dalam bisnis MLM, pembentukan karakter menjadi sesuatu yang utama. Bahkan menjadi prioritas bisnis. Bukan jualan produknya. Maka dalam perusahaan MLM yang bagus, pasti mempunyai konsep dan program pembentukan karakter diri para membernya. Karena mereka percaya bahwa perusahaan mereka tidak akan mungkin berkembang tanpa didukung oleh sumber daya yang bagus. Maka program pembentukan Leader menjadi agenda utama, selain penyediaan produk yang bagus.

Perusahaan yang bagus akan mempunyai kurikulum dalam setiap training dan pertemuannya, mempunyai alat bantu yang akan mencerdaskan para membernya. Buku, kaset dan pertemuan menjadi wacana penting yang tidak mungkin ditinggal karena itu menjadi soko guru bisnis ini berkembang.

Maka beruntunglah anda para member yang berada di perusahaan yang mempunyai support system yang baik, program sukses anda sudah disupport oleh perusahaan, tinggal anda mau melakukan dan berproses agar terjadi internalisasi pemahaman dan akhirnya terjadi perubahan karakter yang menjadi syarat utama kesuksesan.

Apabila karakter anda sudah terbentuk, maka akan menjadi sangat mudah bagi anda menjalankan bisnis MLM. Dan andapun akan menduplikasikan kepada mitra anda dengan mudah, hasilnya?  terciptalah banyak pemimpin dalam group anda yang akhirnya membuat bisnis anda menjadi kuat dan besar. Suksespun akan datang kepada anda dengan segera. gak percaya? Buktikan!

Selamat membentuk diri, selamat berproses.

Disiplinlah dengan Uangmu

Posted: 14 September 2011 in Belajar

Setiap Bisnis apapun pasti harus ada catatan Cash Flow atau Neraca Keuangan. Ada pemasukan, ada pengeluaran dan ada kejelasan berapa keuntungan yang didapat. Semakin rapi Cash Flow maka akan semakin mudah perusahaan dalam membuat perencanaan kedepan, terkait dengan investasi dan evaluasi kerja.

Bisnis Network Marketing juga sebuah Bisnis yang membutuhkan Cash Flow yang jelas dari para pelakunya. Sejatinya para Member MLM adalah pemilik dari perusahaanya sendiri yang bekerjasama dengan perusahaan MLM. Namun banyak sekali Member yang tidak memahami konsep ini, sehingga mereka tidak menjalankan bisnis ini secara profesional.

Apa yang terjadi jika tidak ada perencanaan keuangan dalam perusahaan? Uang pribadi dan uang bisnis bercampur, tidak jelas kemana perginya uang perusahaan dan masih banyak lagi yang ujungnya perusahaan anda macet gara-gara tidak ada uang operasional. Hal inilah yang banyak menimpa para member MLM.  Mereka membangun bisnis tidak dengan pencatatan keuangan yang baik, setiap kali ada hasil dari penjualan habis dipakai untuk membeli makan dan kebutuhan keluarga tanpa investasi ke bisnis lagi. Bahkan lebih parah, uang produk yang seharusnya dibelikan produk lagi untuk memutar bisnispun habis untuk belanja. Jual produk tapi tidak ada produknya, cuma jual Catalog Produk.

Bicara tentang uang berarti bicara tentang disiplin. Sifat uang yang cair/liquid dan gampang hilang harus dijaga dengan disiplin diri, khususnya tidak menggunakan modal untuk keperluan rumah tangga. Buatlah catatan keuangan yang berbeda, catat semua pemasukan dan pengeluaran. Kalau perlu buatlah rekening bisnis sendiri. Sisihkan sebagian keuntungan untuk menambah modal dan juga jangan lupa sedekah untuk melancarkan rezeki anda.

Para ahli keuangan banyak merekomendasikan rata-rata sisihkan 10-20% dari setiap keuntungan anda untuk investasi bisnis, 10% untuk sedekah dan 10% untuk ditabung sebagai cadangan keuangan anda. Sisanya baru bisa anda pakai untuk kebutuhan anda. Bila hal ini anda lakukan maka bisnis anda akan terus bertumbuh karena kekuatan modal yang terus bertambah. Dan lebih penting lagi anda akan terbentuk karakter disiplin terhadap uang.

Banyak orang yang menjadi miskin karena mereka berorientsi pada pembelanjaan, dapat sedikit uang mereka ingin sekali belanja, entah untuk pribadi maupun untuk hal yang kurang bermanfaat. Golongan kelas menengah biasanya banyak menggunakan uang mereka untuk Life Style (gaya hidup). Mereka terjebak pada gaya hidup, bahkan seakan-akan mereka memper “Tuhan” kan gaya hidup. Menjadi tidak percaya diri kalau tidak menggunakan Blackberry atau iPhone. Karena komunitasnya punya mobil, akhirnya diapun membeli mobil. Dasar dari setiap pembelian adalah gaya hidup, bukan kebutuhan.

Tapi, bagi orang kaya mereka lebih memprioritaskan pada investasi. Setiap ada hasil keuntungan, yang mereka pikirkan adalah investasi. Sehingga income mereka bertambah banyak, kalaulah mereka membeli sesuatu seperti iPad, iPhone atau yang lain itu karena kebutuhan bukan gaya hidup. Mereka tidak berfikir gengsi, bahkan tidak punya mobilpun mereka tidak malu (padahal bisa membeli), bandingkan dengan orang yang sebenarnya tidak mampu membeli mobil, tapi memaksakan diri membeli demi gengsi. Ketenangan hidup akan menjadi parameter yang menentukan siapa yang sukses sesungguhnya. Kenapa? Orang kaya akan tenang hidupnya karena mereka mempunyai karakter yang kuat, tidak tergantung kepada orang lain, mereka berdiri di kaki mereka sendiri dengan kokoh.

Tahanlah keinginan-keinginan sesaat, tunda hingga suatu saat uang tidak akan menjadi masalah buat anda karena sudah bebas finansial.  Berfikirlah investasi…investasi…dan investasi…, Investasi yang benar (minta bantuan upline anda untuk mengetahuinya) akan membuat bisnis anda semakin besar. Percayalah, menahan nafsu untuk menggunakan atau membeli sesuatu yang belum menjadi prioritas kebutuhan anda tidak akan membuat anda mati penasaran tetapi itu akan membentuk karakter diri yang tangguh, tidak menikmati jika belum tiba waktunya…, kapankah waktunya? Saat kebebasan keuangan telah anda dapatkan, anda bisa membeli apapun kapanpun anda mau. Mau? Tahan diri dulu ya…

Disiplin terhadap uang juga berarti jangan gunakan uang yang bukan hak anda. Ibarat orang lapar, kadang kala karena nafsu, makanan apapun yang ada didekatnya akan dimakan tanpa peduli siapa pemiliknya. Hal ini juga terjadi pada uang, banyak orang yang terjepit masalah karena uang, bisa karena kebutuhan keluarga, atau karena tagihan hutang dan lain-lain yang membuatnya gelap mata. Uang yang ditangannya, walaupun bukan uangnya dia pakai untuk keperluan pribadinya. Yang lebih parah uang itu adalah uang downline yang nitip padanya untuk beli produk atau membuka stokist dll. Ini yang namanya bunuh diri, karena dengan begitu anda sedang menghancurkan bisnis anda sendiri. Downline andapun akan lari dari anda dan tentu saja semua orang akan memberi cap “JELEK” pada anda. Jadi,… tahan nafsu anda terhadap uang.

Sekali lagi, semua bermula dari disiplin diri terhadap uang, baik mengelola  keuangan, Cash Flow maupun keteguhan hati untuk tidak tergoda menggunakan uang milik orang lain. Kuatkan disiplin diri, perbaiki perencanaan keuangan anda dan mulailah berinvestasi lebih banyak, khususnya dalam jaringan anda karena anda adalah seorang Pembangun Jaringan. Perbanyak alat bantu, bantu jaringan untuk terus bertumbuh, sehingga suatu saat jaringan anda akan berkembang dan akhirnya terciptalah mesin uang yang akan membuat anda freedom.

Beberapa ketakutan dalam menjalankan MLM

Posted: 14 September 2011 in Belajar

Takut Gagal Dalam Menjalankan Bisnis K-Link

  • Lupakan takut itu, teruskan keinginan untuk berbisnis K-Link. Anda belum mencoba bagaimana anda tahu akan gagal? Bagaimana jika sukses? Lakukan dulu, baru anda tahu apa hasilnya.
  • Sebagian dari takut itu adalah hanya karena pengaruh dari orang yang pandai menunjuk dan tidak pernah sekalipun menerjuni di bidang MLM.
  • Menyadari bahwa kegagalan adalah proses dari kesuksesan. Takut gagal ibarat membuat tembok yang menghalangi perjalanan anda menuju kesuksesan.

Takut Apa Nanti Kata Orang Lain

  • Jika anda mendengar orang, memanglah tidak akan ada habisnya. Sejak kapan anda membiarkan orang lain menjadi penentu masa depan anda?
  • Berbanggalah anda karena anda telah menjadi seorang pengusaha.
  • Berbanggalah dengan bisnis K-Link anda karena bisnis K-Link bukan bisnis yang bisa dipandang remeh.

Takut Tidak Ada Yang Berminat

  • Siapa yang tidak berminat dengan uang?
  • Beri peluang diri anda untuk mencoba terlebih dulu.
  • Orang pertama tidak berminat, coba orang kedua, ketiga, keempat sampai ke 50. Jika sudah 50 orang mengatakan “tidak minat” anda menjadi lebih berani dan positif untuk mencoba 50 orang lagi. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.
  • Selalu minta referensi nama orang lain dari orang yang tidak berminat.

Takut Karena Tidak Tahu Menjalankan Bisnis K-Link

  • Upline anda senantiasa membantu anda, asal anda meminta bantuannya. Kesuksesan anda adalah kesuksesan upline anda juga. Selalu menghadiri pertemuan.
  • Gunakan kesempatan yang ada untuk belajar tentang bisnis K-Link. Upline anda mau membimbing. Yang penting adalah kemauan anda.
  • Menyadari sebagian besar orang-orang yang telah sukses di bisnis K-Link pada awalnya tidak tahu apa-apa tentang bisnis K-Link.

Takut Tidak Bisa Menjawab

  • Bertindak jujur. Terus terang bahwa anda masih baru dan tidak dapat menjawab pertanyaan yang diajukan. Jangan berbohong. Orang lebih menyukai anda jika anda jujur.
  • Tuliskan pertanyaan mereka dan berjanji akan memberikan jawabannya besok. Hubungi upline anda dengan segera untuk mendapatkan jawabannya.
  • Minta bantuan upline anda supaya dapat bersama sama anda menjual, prospek dan mengendalikan home meeting untuk pertama kali.

Takut Salah Memilih Bisnis

  • Senantiasa melihat bukti-bukti bahwa bisnis MLM telah menghasilkan banyak jutawan.
  • MLM adalah perniagaan yang paling diminati, buktinya bila krisis ekonomi, bisnis MLM akan meningkat.
  • Inflasi boleh dikatakan suatu berkat untuk bisnis MLM. Jika terjadi inflasi banyak orang memilih MLM untuk mencari uang tambahan.
  • Banyak orang menyukai service pribadi yang terdapat di MLM. Jaman sibuk sekarang memang orang mengharapkan service pribadi.

Mengatasi Rasa Malu

Malukah anda untuk mendapatkan uang dan kesuksesan? Memang tidak bisa dipungkiri pertama kali memulai bisnis MLM, rasa malu itu pasti ada. Tetapi hari kedua, ketiga rasa malu itu akan hilang dengan sendirinya.

Tindakan Berikut Bisa Membantu Anda Mengatasi Rasa Malu

  • Tanya kepada diri sendiri,”apa yang saya dapatkan dari malu?” Jawabannya adalah,”saya rugi dan membodohi diri sendiri.”
  • Menyadari bahwa diri anda juga orang penting seperti orang lain. Jadi anda tidak perlu merasa rendah diri dan malu.
  • Mengingatkan kepada diri sendiri bahwa anda sama sempuna dengan orang lain.
  • Pandang tepat ke mata orang. Bukan menunduk.
  • Duduk di paling depan pada saat pertemuan. Juga berjalan paling depan sekali adalah cara yang efektif untuk menghilangkan rasa malu.
  • Keberanian anda berbicara depan banyak orang adalah cara efektif untuk menghilangkan rasa malu.
  • Coba berkenalan dengan orang bukan menunggu orang berkenalan dengan anda.

Mengatasi Rasa Malas

Untuk mengatasi rasa malas adalah melawannya sebelum malas itu menguasai anda. Jangan beri kesempatan untuk rasa malas singgah di dalam diri anda. Tidak ada tempat didalam bisnis MLM untuk orang yang bermalas-malasan.

Tips Berikut Dapat Mengatasi Rasa Malas

  • Sadarkan diri anda segera bahwa orang yang malas tidak pernah sukses dan orang sukses tidak pernah merasa malas dan jenuh.
  • Berjalan 30% lebih cepat dari biasa, bisa membuang rasa malas.
  • Hindari bergaul dengan orang yang pemalas.
  • Berhenti dari menyebut “Saya MALAS” dan “Saya JENUH”
  • Ingat impian yang harus anda capai.

Punya Bisnis Besar…, Mau … ?

Posted: 14 September 2011 in Belajar

Kenapa CA, SCA & RCA memiliki Bisnis dan Penghasilan Besar ? Karena Mereka Membangun Jaringan

Kenapa Mereka Membangun Jaringan ? Karena Mereka Professional (Amatir Jualan Saja)

Kenapa Mereka Professional ? Karena Mereka Serius !!!

Kenapa Mereka  Mau Serius ? Karena Mereka Mempunyai Impian

Kenapa Mereka  Mempunyai Impian ? Karena Mereka Hidup …

Serius di Bisnis K-Link bukan berarti Anda lakukan usaha ini 24 Jam dan resain dari pekerjaan utama… tetapi cukup dengan melakukan kebiasaan seorang “Partner Sejati” :

  • Presentasi 30x/Bulan
  • Melayani 5-10 Pelanggan (400 Bv)
  • Mendengarkan 3 Judul Kaset/Hari
  • Baca Buku Positif 10-30 Menit/Hari
  • Melakukan  “Segitiga S”
  • Datang di setiap Pertemuan
  • Good Promotor
  • Good Team Player
  • Unity

Seorang Pembangun Jaringan Profesional paham bahwa membangun “Jaringan” itu: ada ilmunya serta butuh waktu dan proses

Apa yang dilakukan dalam “Membangun Jaringan” ?

  • Menambah Daftar Nama
  • Mengundang/Membuat Janji
  • Presentasi
  • Follow Up

Ilmu/Kemampuan Apa Yang “Mutlak” Harus Dikuasai Seorang  “Pembangun Jaringan” ? People Skill (Ilmu berhubungan dengan Manusia)

Bagaimana supaya Bisnis/Jaringan yang dibangun bisa Berkembang ? Gunakan “Support System”

Apakah Support System Itu ? System yang didesain untuk mempermudah “Duplikasi”

Duplikasi : Lihat, Tiru, Lakukan, Belajar, Lakukan, Ajarkan

Semakin banyak Group Anda yang menduplikasi Anda/Upline Anda, Bisnis Anda semakin Besar….

Apa Support System di K-Link ? “K-System”

Bagaimana Metode Pembelajaran  di K-System ? Menggunakan Buku, Kaset, Pertemuan (Training)

Bagaimana saya memanfaatkan K-System supaya Maksimal ? Promosi !!!

Yang dilakukan seorang Pembangun Jaringan Adalah Menginstall System (2-5 Tahun), setelah itu System akan Bekerja Untuknya

Jadilah Seorang Pembangun Jaringan Sejati…..

Sukses Untuk Anda !!!

Langkah Pertama Sebagai Member K-LINK

Posted: 9 September 2011 in Belajar

Silahkan anda baca artikel ini jika anda sudah bergabung dan yakin K-Link bisa memberikan apa yang anda harapkan. Jika belum, silahkan anda mencari apa yang bisa meyakinkan anda terhadap K-Link atau silahkan anda mencari apa yang menjadi keyakinan anda. Karena tanpa keyakinan atas apa yang anda lakukan, maka apapun yang anda lakukan tidak akan pernah memberikan hasil yang maksimal, kecuali anda benar-benar beruntung!!!

Baiklah… mari kita mulai.

Setelah anda bergabung menjadi member/distributor K-Link maka anda akan mendapatkan :

1 Botol UIE Liquid Chlorophyll (500ml) + Starterkit yang terdiri dari : VCD Company Profile + VCD Produk Profile, Katalog Produk, Rangkuman Marketing Plan, 4 Buah Kaset panduan, dan buku Foundation Pack.

Hal pertama yang anda lakukan adalah VCD Company Profile K-Link. Lihat dan pahami apa dan bagaimana K-Link sebenarnya. Lakukan hal ini berulang agar anda benar-benar paham tentang     K-Link. Karena pemahaman anda akan K Link akan dipertanyakan saat anda melakukan prospek.

Hal kedua adalah lihat VCD Product Profile dari K-Link bersamaan dengan Product Katalognya,    di dalamnya dibahas tentang produk-produk K-Link dan manfaat dari produk-produk tersebut. Pembahasan dilakukan oleh para dokter-dokter ahli di bidangnnya. Yang perlu anda cari disini adalah keyakinan bahwa produk-produk yang dipasarkan oleh K-Link adalah produk-produk yang telah diuji dengan seksama dan memilki manfaat yang luar biasa bagi yang mengkonsumsinya. Setelah anda yakin dan paham akan produk-produk K-Link yang ada, maka anda akan dengan mudah menjual produk-produk tersebut kepada konsumen karena anda sudah memiliki keyakinan dan dasar atas kebaikan dari produk-produk K-Link. Hal ini sangat penting, karena inti dari MLM adalah pada M yang terakhir yang artinya Marketing = Pemasaran, jadi dalam hal ini saat anda memulai bisnis ini sangat penting bagi anda untuk bisa memasarkan produk K-Link dan bukan hanya menjadi konsumsi pribadi. Karena K-Link merekrut distributor bukan konsumen.

Hal yang ketiga adalah melihat dan mempelajari secara sederhana Marketing Plan dari K-Link. Saat pertama kali anda membuka Rangkuman Marketing Plan K-Link anda pasti merasa sulit untuk mengerti tentang Marketing Plan K-Link tersebut, disinilah saatnya anda melakukan komunikasi kepada orang yang merekrut anda sebagai distributor K-Link. Berusahalah untuk mendapatkan penjelasan yang walaupun sederhana dapat memberikan keyakinan kepada anda tentang bagaimana dan mengapa bisnis K-Link bisa menjadi bisnis yang besar, adil dan bahkan mendapatkan Sertifikasi Syariah dari MUI.

Namun apabila anda sudah merasa yakin tentang kebaikan bisnis MLM K-Link melalui fakta dan bukti-bukti keberhasilan yang sudah ada, maka hal yang harus anda lakukan selanjutnya adalah mempelajari Foundation Pack.

Hal yang keempat adalah membaca, mempelajari dan mengisi Foundation Pack, mintalah bimbingan dari Sponsor atau Upline anda tentang bagaimana bekerja dengan Foundation Pack.

Hal yang kelima…… Selamat!!! Anda telah siap untuk menjalankan bisnis ini. Hal yang perlu diingat saat menjalankan bisnis ini adalah. Kerja Keras, Sabar, dan Mau Belajar dan yang terpenting tidak takut di tolak, karena penolakan adalah kunci dari keberhasilan, sama halnya dengan kegagalan adalah awal dari keberhasilan, dan tidak ada keberhasilan tanpa diawali kegagalan. Bahkan untuk belajar berjalanpun kita pasti terjatuh. Tetaplah bekerja sama dengan Upline-upline anda, karena mereka adalah orang-orang yang lebih dulu memulai bisnis ini dan tentunya mereka memiliki jawaban-jawaban atas pertanyaan dan kesulitan-kesulitan yang kita temui.